Perkembangan kota Mekkah tidak terlepas dari keberadaan
Nabi Ismail dan
Hajar sebagai penduduk pertama kota ini yang ditempatkan oleh
Nabi Ibrahim atas perintah Allah.
[4] Pada perkembangannya muncul orang orang
Jurhum yang akhirnya tinggal di sana. Pada masa berikutnya kota ini dipimpin oleh
Quraisy yang merupakan
kabilah
atau suku yang utama di Jazirah Arab karena memiliki hak pemeliharaan
terhadap Ka'bah. Suku ini terkenal dalam bidang perdagangan bahkan pada
masa itu aktivitas dagang mereka dikenal hingga
Damaskus,
Palestina dan
Afrika. Tokoh sebagai kepala kabilah Quraisy adalah Qussai yang dilanjutkan oleh Abdul Muthalib.
Pada tahun
571,
Nabi Muhammad keturunan langsung dari Nabi Ismail serta Qussai, lahir
di kota ini dan tumbuh dewasa. Pertama kali menerima wahyu dari Allah
namun ajarannya ditolak kaumnya yang saat itu masih berada dalam
kegelapan pemikiran (Jahilliyah) sehingga berpindah ke
Madinah.
Setelah Madinah berkembang, akhirnya nabi Muhammad kembali ke Mekkah
dalam misi membebaskan kota Mekkah tanpa pertumpahan darah yang dikenal
dengan (Fathul Makkah).
Pada masa selanjutnya Mekkah berada di bawah administrasi
Khulafaur Rasyidin yang berpusat di
Madinah, serta para
Khalifah yang saat itu berkuasa di
Damaskus (
Dinasti Ummayyah),
Bagdad (Dinasti
Abbasiyah) dan
Turki (
Usmaniyah). Kemudian setelah hancurnya sistem kekhalifahan, kota ini disatukan di bawah pemerintahan
Arab Saudi oleh
Abdul Aziz bin Saud yang kemudian menjadi pelayan bagi kedua kota suci
Islam, Mekkah dan Madinah.
Pemerintahan
Sistem administrasi pemerintahan Kota Mekkah, dipimpin oleh seorang walikota (disebut Amir) yang ditunjuk oleh Pemerintah
Arab Saudi
dan dibantu oleh majlis dewan kota yang dipilih oleh masyarakat
setempat sebanyak empat belas orang. Kota Mekkah juga merupakan ibukota
dari Provinsi Mekkah, dimana sejak tanggal 16 Mei 2007, yang diangkat
menjadi Gubernur provinsi tersebut adalah Pangeran Khalid Al Faisal.
[5]
Ekonomi
Kota Mekkah dikenal sebagai kota dagang, pada masa lalu dikenal dengan jalur perdagangan antara
Yaman-Mekkah-
Madinah-Damsyiq (
Damaskus)
dengan penghasilan sekali pemberangkatan kafilah mencapai 600.000
pound. Selain dikenal kota dagang, ekonomi juga bertumpu dengan
pertanian dan peternakan serta pelayanan jasa untuk jemaah haji
diantaranya usaha perhotelan dan penginapan.
Pendidikan
Sebagai pusat agama Islam selain Madinah, kota ini memiliki pusat
pusat pendidikan dan pengajaran agama Islam. Pendidikan formal telah
mulai dikembangkan sejak akhir periode
Utsmani perlahan terus sampai kemudian pada tahun 1912, Muhammad Ali Zaynal ʿ Ridha, seorang pedagang dari
Jeddah, mendirikan Madrasah al-Falah di Mekkah dengan biaya waktu itu £ 400.000.
[6]
Sampai pada tahun 2005, di Mekkah terdapat 532 sekolah umum atau
swasta untuk pria dan 681 sekolah umum atau swasta untuk siswa
perempuan.
[7]
Sedangkan perguruan tinggi pertama kali didirikan di kota ini adalah sekitar tahun 1949, dengan nama
Kulliyyat al-Shar'ía, yang kemudian menjadi Fakultas Shar'iah dari Universitas King Abdul Aziz yang berada di
Jeddah.
[8]
Kesehatan
Sebagai kota suci umat Islam dan tempat menunaikan ibadah haji, kota
Mekkah setiap tahunnya menerima kunjungan dari umat islam dari berbagai
negara, tentunya fasilitas kesehatan merupakan fasilitas pendukung utama
yang menjadi perhatian khusus bagi pemerintah Arab Saudi.
[8]
Masjidil Haram
Rambu Petunjuk "Non-Muslim Bypass:" Non-Muslim tidak diizinkan memasuki kota Mekkah.
Masjidil Haram, kadangkala disebut juga dengan Masjid al-Haram ataupun
Al-Masjid al-Ḥarām (Arab :
المسجد الحرام), merupakan masjid yang terletak di Kota Makkah Al Mukharamah, yang dibangun mengelilingi
Ka'bah, yang menjadi arah kiblat umat Islam dalam mengerjakan ibadah
salat. Selain itu di masjid inilah salah satu rukun ibadah haji yang wajib dilakukan umat Islam yaitu
tawaf, mengelilingi Ka'bah sebanyak tujuh kali.
Sebagai kota suci umat
Islam, berdasarkan hukum yang berlaku di Arab Saudi, bagi Non-Muslim tidak diijinkan memasuki kota Mekkah ini.
[9]
Ka'bah

Artikel utama untuk bagian ini adalah:
Ka'bah
Ka'bah (Arab:
الكعبة) merupakan sebuah bangunan yang mendekati
bentuk kubus yang terletak di tengah Masjidil Haram di Kota Mekkah.
Bangunan ini adalah monumen suci bagi umat
Islam. Dan bangunan ini yang menjadi patokan arah
kiblat untuk ibadah
salat, bagi umat Islam di seluruh dunia.
Air Zamzam

Artikel utama untuk bagian ini adalah:
Zamzam
Zamzam (Arab:
زمزم) merupakan nama
air yang diperoleh dari sebuah sumur mata air bawah tanah yang terletak dalam kawasan Masjidil Haram, sebelah tenggara
Ka'bah,
dengan kedalaman sekitar 42 meter. Air zamzam ini merupakan sumber air
bersih utama bagi kota Mekkah. Selain dikonsumsi untuk air minum, air
ini juga digunakan sebagai air
wuduk bagi jamaah yang akan melakukan ibadah salat di Masjidil Haram.
Jamaah berwuduk dari air zamzam.
Kota-kota dalam Ibadah Haji
Selain Mekkah, kota atau daerah yang digunakan dalam peribadatan haji yakni
Mina,
Muzdalifah dan
Arafah, kemudian terdapa kota atau daerah yang digunakan para jemaah haji untuk memulai prosesinya antara lain
Bir Ali atau
Dzulkulaifah yang berada di luar kota Madinah sebagai patokan jamaah yang berasal dari Madinah, serta
Qarnul Manazil atau
Yalamlam bagi jemaah haji yang masuk dari arah Yaman.
Lihat pula
Referensi
- ^ Peters, F.E., (1995), The Hajj: the Muslim pilgrimage to Mecca and the holy places, Princeton University Press, ISBN 978-0-691-02619-0.
- ^ Noridin, Norani, and Yusof, Nordin, (2008), A Life That Matters: A Spiritual Experience, Malaysia: Islamic Book Trust, ISBN 978-967-5062-02-5.
- ^ "Weather averages for Mecca". PME. Diakses tanggal Aug 17, 2009.
- ^ Al-A'zami, M.M., (2005), Sejarah Teks Al-Qur'an dari Wahyu sampai Kompilasi, (terj.), Jakarta: Gema Insani Press, ISBN 979-561-937-3.
- ^ "Prince Khalid Alfaisal Appointed as Governor of Makkah Region". Saudi Press Agency. 16 Mei 2007. Diakses tanggal 2008-01-01.
- ^ "Makka – The Modern City", Encyclopaedia of Islam
- ^ Statistical information department of the ministry of education:Statistical summary for education in Saudi Arabia (AR)
- ^ a b Bosworth, Clifford Edmund, (2007), Historic Cities of The Islamic World, Netherlands: BRILL, ISBN 978-90-04-15388-2.
- ^ Peters, Francis E. (1994). The Hajj: The Muslim Pilgrimage to Mecca and the Holy Places. Princeton University Press. p. 206. ISBN 069102619X.